selewat

The pleasure is in you!

ih kok gak update apa-apa”

ooo ternyata gini doang…” atau “ah tau gitu gue gak stalking deh!”

 

Bukan. Tulisan ini bukan tentang komentar yang terlontar setelah stalking atau cara-cara stalking yang baik dan bikin kalian, stalker, jadi hantu.

Lagian haree genee ngomongin stalking?? where have you been? Mars?

Well, I’d do if anyone asked me for free. Yeah, Dream on bitch!

Tapi ya sebagai perempuan saya punya quote dan panduan hidup dalam dunia per-stalking-an “we, woman, did not stalk, we investigate”. Yup, Conan ama Sherlock Holmes sih kalau dibandingin kemampuannya cuma seujung jari.

 

Banyak yang ngomongin stalking dari sisi si penguntit alias stalker, but any body consider the pleasure of being stalked?

Cewek-cewek?

Misalnya ya, baru putus trus ‘calon-pacar-si mantan-yang-dikasih status aja belom-tapi udah ngarep banget’ mulai stalking akun sosial media kita. Eh sosial media selain facebook, twitter, atau path, termasuk juga G+, blog, youtube (lengkapnya baca ini deh ya pokoknya).

Oke balik lagi ke status “lagi distalk”. Jadi mostly kita, cewek-cewek, pasti kesel dan ngomel tapi pernah kepikiran buat bangga sama diri sendiri gak?

Yaaa kalau sampai ada orang (bitch is human too, right?) yang pengen tau kegiatan, pikiran, inspirasi, even our shit (please pretending I dont say it out loud) artinya mereka peduli. Entah nantinya hasil stalkingan (uopoo ini inggris campuran!) dijadikan bahan buat olok-olok secara terang-terangan sampai semua penduduk dunia-akhirat tahu dan ikutan nyela nista atau dipuji secara sembunyi-sembunyi yang bahkan hatinya sendiri gak mau denger. Tapi semua akibat itu artinya buat saya cuma satu:

 

LO PEDULI SAMA KEBERADAAN GUE DAN KEBERADAAN GUE MEMPENGARUHI HIDUP LO.

 

Kalau saya sih seneng ya distalk, kan jadi ada alasan buat terus-terusan narsis di setiap update-an akun yang saya punya. Mau dibilang galau/narsis/kampungan gak masalah! Lah wong galau/narsis/kampungan gini aja masih diperhatiin gimana kalau saya menunjukkan sisi terbaik diri saya, bisa-bisa stalker menganggap saya Dewi Yunani yang patut disembah dan dikasih sesajen.

 

Intinya sih cuma mau ngasih tau, we only have one time in every moment so enjoy it, pleased your self more, stop thinking what people will think or say or do to bug you. You role your own fate baby, cheers!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s