setelah lelah
kemarin aku paksakan menangis..
setelah beberapa hari sebelumnya mendapat saran seorang teman ‘its okay if u want to cry.. i understand’
tapi saat itu kemarahan membutakan semua..
dan entah kenapa kemarin malam aku putuskan untuk menangis
berusaha mengulang semua rekaman dalam pikiran
sedikit pilu dan akhirnya sesenggukan, ya aku menangis sedih dalam sepi
semoga semua kesedihan ini benar-benar keluar bersama air mata
yang jatuh entah kemana..
maaf..
ternyata aku tak bisa bertahan seperti yang kau kira
tak sekuat yang selalu kau harapkan
bahkan jauh dari sifat sempurna yang sering kau impikan
kini aku telah melangkah untuk benar-benar pergi
bukan dari hidupmu
tapi dari pengharapanku atasmu
dari keinginanku padamu
terima kasih pernah hadir dan menggoreskan sedikit warnamu atasku
Agustus 6, 2009 pada 4:48 am
Ya ampun…
pantes aku menunggu hingga sekian lama, ternyata kau telah berlabuh.
Oktober 16, 2009 pada 7:35 am
are you really waiting or this only teasing?
belum, tepatnya belum memutuskan berlabuh dimana, dulu pernah ada satu pelabuhan tapi sekarang aku ragu itu pelabuhan yang benar